Minggu, 24 April 2011

Ulat Bulu Meresahkan

Ulat bulu memang sangat meresahkan para petani setempat jika mereka sdh menyerang tdk pandang bulunya, punya siapa saja disikat habis olehnya, tdk peduli punya rakyat kecil, rakyat besar, punya pak Rt, rw, lurah, bupati maupun Pak - pak lainya yg menjabat di pemerintahan sekalipun. sampai sampai dari Dinas Pertanian turut serta membantu,....

Setelah menyerang dareah Probolinggo dan pasuruan ulat bulu menyerang daerah jombang, lalu terus merayap ke pati jawa tengah, malang, lumajang , jogyakarta , bandung, bahkan sampai ke DKI Jakarta, serangan mereka pakai strategi gerilya, sebenarnya tdk perlu heran akan hal terjadi seperti ini, sudah sadarkah kita, sudah bersahabatkah kita, sudah pedulikah kita semuanya ini terhadap sang pencipta, dan alam semesta ini.

Memang tdk perlu diragukan lagi akan terjadi hal ini, coba saja sdh berapa persen Hutan kita hilang dari permukaan bumi ini, sudah berapa persenkah burung - burung yg musnah dari muka bumi ini, pernah kita belajar ttg Ilmu Biologi yg terkait rantai makanan,.... masih ingatkah, jika dari satu rantai makanan itu hilang atau berkurang bisa berakibat buruk sekali bagi kita


Burung - burung pemakan ulat bulu itu sdh musnah, sehingga ulat bulu semakin bebas untuk berkembangbiak, sampai beratus2 ekor, dan terus bertambah. semakin banyak burung diburu, semakin banyak pula ulat bulu, mereka berburu burung tanpa sadar merusak ekosistem rantai makanan, bahkan hanya sekedar hobi berburu, ada yg tuk dimakan, ada yg tuk kebutuhan ekonomi ditangkap dan dijual, tanpa ada keinginan memelihara dan mengembangbiakkan.

















Marilah bersama - sama untuk secara sadar untuk memelihara dan peduli terhadap alam semesta ini, kita rawat baik2, kita jaga untuk tetap lestari, maka sejahteralah kita. jangan pikirkan perut kita saja, kita harus peduli alam sekita kita, kita hormati maka mereka akan menghormati kembali.



Hentikan lah,....... jangan tunda lagi .... untuk anak cucu kita....

Tidak ada komentar: