Selasa, 21 Desember 2010

Mother HowAre you Today

Teringat ku pada Ibu, ku hayalkan dirimu, tidak bisa ku rasakan beban dirimu, ketika dalam kandungan mu selama 9 bulan, dari segumpal darah ku berada dalam kandunganmu, berkembang dan berubah menjadi daging dari beberapa Gram menjadi Kilogram berat diriku dalam kandunganmu, aku hanya bisa mencoba dan membayangi seandainya itu sebuah bola seberat 2- 3kg yg kumasukkan kedalam sebuah tas ransel dan kubawa kemana2, tanpa sedetik waktupun tas itu dilepaskan, hmmm betapa lelahnya beliau.


Ketika sdh waktunya diriku tuk melihat dunia, beliau masih saja berjuang tanpa kenal lelah walaupun nyawa sebagai gantinya, walaupun diriku telah lahir ke dunia ini, beliau masih terus berjuang tuk diriku, masih saja menggendong, memberi asi, memandikanku, tujuannya tidak lain hanya merawat, menjaga dengan penuh kasih sayang.sekarang mungkin pernah kita sampai sempat memaki2, menendang, memukulnya.
Cobalah pejamkan mata lalu bayangkan atau ingat - ingat kembali raut wajah Ibu, mungkin sdh mulai mengkriput, rambutnya sdh mulai pudar dari warna hitam berangsur - angsur menjadi putih, tubuhnya dulu tegap mulai membungkuk dan gemetar.


Saat ini, ketika setelah anda melakukan aktifitas sehari2 , lalu kembali kerumah dan melihat sekerumunan orang atau tetangga berkumpul didepan rumah, lalu masuk kedalam rumah dan melihat sesosok tubuh manusia tetutup kain kafan yg sudah terbujur kaku, dan membuka kain kafan tsb terlihatlah ternyata itu Ibu anda, dulu mungkin pernah memukulnya, memakinya, menendangnya hanya karena menginginkan sesuatu tetapi tidak terpenuhi, namun sekarang sdh terbujur kaku tertutup kain kafan, dan belum sempat berkata meminta maaf atas semua yg pernah anda lakukan.


Sebelum terlanjur dan semuanya terjadi, apasalahnya untuk kembali mengucapkan Kata MAAF kepada kedua orang tua kita , terutama kepada Ibu kita.


Salam Hangat.

Tidak ada komentar: